Showing posts with label Oase Iman. Show all posts
Showing posts with label Oase Iman. Show all posts

Thursday, May 18, 2017

Subhanallah...! Kisah Tukang Soto Dan Tiga Orang Pembelinya Yang Bikin Merinding Yang Bacanya Ketika Tahu Kisah Yang Terjadi Sebenarnya

CINTAKEBAIKAN - Kisah nyata ini terjadi disekitar daerah Jakarta Timur, bagaimana rentetan kebaikan seperti air yang mengalir dan sampai ke hulu. Lanjut saja simak kisahnya di bawah ini:

Subhanallah...! Kisah Tukang Soto Dan Tiga Orang Pembelinya Yang Bikin Merinding Ketika Tahu Kisah Yang Terjadi Sebenarnya


Sore itu sehabis pulang kantor, saya mampir di sebuah kedai Soto Ayam Madura di Jl.Raya Halim, Cililitan-Jakarta Timur...

Saya memesan semangkok soto ayam dan duduk membaca koran menunggu macet yg belum juga terurai...maklum nasib karyawan yang pulang kerja selalu terjebak macet. Saya suka sekali makan soto apalagi di musim hujan begini hehehe..

Seorang ibu setengah tua dengan 2 anaknya yang masih Balita dengan penampilan sederhana tiba-tiba masuk ke kedai, " Pak, berapa harga semangkok soto ?" tanya si ibu tersebut.

"10.000, Bu" jawab penjual soto sambil tersenyum...

" Kedua anak saya sungguh ingin makan soto, tapi uang saya hanya ada 7000 rupiah, maaf pak apa bisa dibuat 2 porsi walau hanya kuah dan sedikit sohun, gak jadi masalah " tanya si ibu sedikit ragu-ragu...

" Oh, mari bu silakan duduk " kata bapak penjual soto.. lalu nggak sampai 5 menit, tiga mangkok soto berukuran besar sudah dihidangkan di depan...

" Tapi uang saya hanya 7000... Pak ?" Tanya ibu sekali lagi dengan sedikit ragu,..sang ibu masih punya harga diri untuk tidak meminta penuh...

" Oh..nggak apa apa bu, ibu bertiga makan saja dan simpan uang ibu ". .Ibu itu tersenyum dan kemudian membungkukkan tubuhnya...

Saya tersenyum kagum, melihat kebaikan penjual soto.. saya pun kembali meneruskan makan saya...sekitar 15 menit, si ibu dan kedua anaknya pun beranjak pergi sambil mengucapkan terimakasih yang tidak terhingga kepada si bapak penjual soto.

Kemudian seorang pemuda sepertinya keturunan Tionghoa yang dari tadi duduk cuek di pojokan yg sambil main smartphonenya tiba-tiba membayar kepada si penjual soto dengan uang Rp. 100.000 dan kemudian pergi begitu saja.

"Mas, ini kembaliannya", ujar si penjual soto.

"Saya makan 1 mangkok dan 1 bungkus kerupuk sama teh manis ya, nah sisanya untuk bayar soto si ibu dan 2 anaknya tadi ya bang", kata pemuda itu sambil menghidupkan sepeda motor maticnya dan kemudian beranjak pergi sambil menerobos hujan...

Saya benar-benar terpesona, dengan kebaikan-kebaikan yang dihadirkan Tuhan di depan mata saya...

Si ibu miskin yang jujur serta tidak meminta-minta, si bapak penjual soto yang baik hati serta pemuda yang pemurah. Dan saya sendiri ikut kecipratan kebahagiaan karena melihat kejadian itu...

Jika saja setiap orang tidak melulu menggunakan Hukum Dunia, Untung dan Rugi.. 

Tentu pintu-pintu kesempatan, keberkahan akan banyak dibuka oleh Tuhan YME...

Jika saja setiap orang lebih dahulu MEMBERI bukan meminta, dunia akan punya banyak WARNA yang INDAH.."

*Silakan LIKE DAN SHARE supaya kisah ini menjadi inspirasi bagi banyak orang...

Sumber : Mas Abie Ave
SUMBER ARTIKEL: ayo-bagikan.com

Thursday, May 4, 2017

Insya Allah Ini Adalah Tanda-tanda Ketika Anda Mulai Mendapatkan Hidayah Dari Allah

CINTAKEBAIKAN - Inilah 5 pertanda dari Allah untuk Anda ketika Anda mendapatkan hidayahNYA.

Insya Allah ini Adalah Tanda-tanda Ketika Anda Mulai Mendapatkan Hidayah Dari Allah


1. MERASAKAN KEMUDAHAN DALAM BERAMAL SALEH

Orang yang telah mendapatkan hidayah akan merasa mudah atau ringan dalam melaksanakan amal saleh, rajin dan tekun dalam beribadah, serta sangat takut berbuat kedurhakaan. Sementara orang yang tidak mendapatkan hidayah-Nya akan merasa malas dalam beramal saleh dan tidak merasa bersalah kalau berbuat maksiat.

Allah سبحانه وتعالى. berfirman, “Barangsiapa yang Allah kehendaki untuk mendapat petunjuk, niscaya Dia melapangkan dadanya untuk Islam. Dan barangsiapa yang dikehendaki Allah kesesatannya, niscaya Allah menjadikan dadanya sesak lagi sempit, seolah-olah ia sedang mendaki langit. Begitulah Allah menimpakan siksa kepada orang-orang yang tidak beriman.” (Al An’am 6: 125)

Maksud ayat Dia melapangkan dadanya untuk Islam yaitu mereka yang mendapatkan hidayah akan merasa mudah melaksanakan ajaran-ajaran-Nya, dadanya lapang tanpa beban. Sedangkan yang dimaksud niscaya Allah menjadikan dadanya sesak lagi sempit yaitu mereka yang tidak mendapatkan hidayah akan merasa malas dalam beramal saleh karena dadanya merasa sesak saat melaksanakan aturan-aturan Allah

2. MERASAKAN KERINDUAN KEPADA ALLAH

Orang yang mendapatkan hidayah, setiap relung hatinya terisi dengan kerinduan kepada Allah سبحانه وتعالى. Jika nama Allah سبحانه وتعالى. disebut, akan bergetar hatinya; kalau dibacakan firman-Nya, akan bertambah imannya; ia bertawakal, mendirikan shalat, dan mengeluarkan zakat sebagai ekspresi syukur atas nikmat yang diterimanya.

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah mereka yang bila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan ayat-ayat-Nya bertambahlah iman mereka, dan hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakal. Orang-orang yang mendirikan shalat dan yang menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka. Itulah orang-orang yang beriman dengan sebenar-benarnya. Mereka akan memperoleh beberapa derajat ketinggian di sisi Tuhannya dan ampunan serta rezeki yang mulia.” (Al Anfal 8: 2-4)

3. KONSISTEN ATAU ISTIQAMAH

Orang yang mendapatkan hidayah akan istiqamah atau konsisten dalam menjalankan perintah-perintah-Nya. Ia akan merasa nikmat saat beribadah kepada-Nya. Hal ini dijelaskan dalam ayat berikut,

“ … Barangsiapa yang berpegang teguh kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah diberi petunjuk kepada jalan yang lurus.” (Ali Imran 3: 101)

Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda,

“Sesungguhnya Allah suka apabila seorang hamba mengerjakan suatu pekerjaan dan dia konsisten melakukannya.” (H.R. Baihaqi)

Kekokohan mereka dalam memegang ajaran agama diumpamakan dalam ayat berikut.
“Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimat yang baik (la Ilaha Illallah) seperti pohon yang baik, akarnya teguh dan cabangnya (menjulang) ke langit, pohon itu memberikan buahnya pada setiap musim dengan seizin Tuhannya. Allah membuat perumpamaan-perumpamaan itu untuk manusia supaya mereka selalu ingat.” (Ibrahim 14: 24-25)

4. BERSEMANGAT DALAM MEMPELAJARI AJARAN AGAMA

Orang yang mendapatkan hidayah akan memiliki semangat untuk selalu menelaah ajaran-ajaran Allah. Islam itu agama yang harus dipahami, bukan sekadar diyakini. Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda,

”Apabila Allah akan memberikan kebaikan pada seseorang, Dia faqihkan/fahamkan orang tersebut dalam agama Nya.”

Yang dimaksud dengan Dia faqihkan orang tersebut dalam agama yaitu orang tersebut bersemangat untuk menelaah ajaran-ajaran Islam.

5. SABAR MENGHADAPI BERBAGAI UJIAN

Allah سبحانه وتعالى. memberikan kehidupan kepada manusia sebagai ujian. Siapakah di antara hamba-Nya yang paling baik amalnya. Kehidupan dunia merupakan ladang amal.

“Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun” (Al Mulk 67 : 2)

Orang-orang yang mendapatkan hidayah akan tahan menghadapi berbagai ujian kehidupan, sebagaimana dijelaskan dalam ayat berikut.

“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan, ‘Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun.’ Mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.” (Al Baqarah 2: 155-157) dikutip dari ukhtiindonesia.com

Begitulah ketika seorang hamba ketika dibukakan kepahaman terhadap agama Allah, ia akan merasa semakin kecil dan banyak dosa serta lalai. Kemudian terbukalah hatinya untuk bertaubat nasuha, berhijrah (menjadi lebih baik dan lebih baik) yang menjadi titik balik langkahnya untuk semakin beramal soleh bagi akhiratnya , mengukur sisa waktu dan sisa usianya dalam ketakwaan.

Sumber: postshare.co.id

Wednesday, February 10, 2016

Subhanallah, Ibu Yang Bersabar Karena Gugur Kandungannnya Akan Di Tarik Ke Surga Oleh Bayinya

CINTAKEBAIKAN - Kehilangan si buah hati tentu membuat hati seorang ibu bersedih. Namun, Ibu yang Sabar karena Gugur Kandungannya, Allah berikan surga baginya. “Dari Mu’adz bin Jabal, dari Nabi Saw., beliau bersabda, ‘Demi Dzat yang jiwaku berada ditangan-Nya, sesungguhnya bayi yang meninggal (karena) keguguran akan menarik tali pusar ibunya ke surga jika ia bersabar menharap pahala dari Allah (Hr. Ibnu Majah).



Selalu ada balasan yang membahagiakan bagi setiap orang yang ditimpa musibah, dan kemudian ia bersabar karenanya. Temasuk seorang istri yang mengalami keguguran. Bagi seorang istri, peristiwa keguguran kandungan memang terasa menyakitkan dan menyedihkan. Apalagi bayi yang dikandungnya itu merupakan bayi yang sudah lama dinanti-nanti.

Kendati demikian, bagi Anda yang mengalami peristiwa ini, bersabarlah menghadapi cobaan Allah Swt. dan jangan putus asa untuk selalu mengharapkan pahala dari-Nya. Meninggalnya calon bayi karena keguguran yang tidak disengaja, kemudian sang ibu menerima dengan hati yang ikhlas dan sabar justru akan mendatangkan kebahagiaan, seperti yang ditegaskan Rasulullah Saw. dalam hadits tersebut.

Perempuan yang Menggugurkan Kandungannya Tanpa Alasan yang dibenarkan
“Dari Abu Hurairah, ia berkata, Rasulullah Saw. menetapkan hukuman dalam membu-nuh janin dengan diyat, yaitu merdekakan seorang hamba sahaya laki-laki atau perempuan. Lalu, orang yang menerima hukuman tersebut berkata, ‘Apakah kami harus membayar diyat untuk sosok manusia yang belum dapat minum dan makan, tidak berteriak, dan tidak menangis dan hal semacam itu sia-sia?’ Rasulullah Saw bersaba, ‘Sesungguhnya, orang ini berbicara dengan ucapan penyair, ia dikenakan memerdekakan seorang budak, laki-laki atau perempuan.” (HR. Bukhari dan Muslim).


Kita seringkali mendengar berita-berita mengenai aborsi yang dilakukan oleh seorang perempuan tanpa alasan yang dibenarkan. Dari berita-berita tersebut, kita juga mengetahui bahwa seringkali motif utama seorang perempuan melakukan aborsi adalah karena mereka hamil diluar nikah.

Kehamilan diluar nikah jelas merupakan perbuatan dosa, karena hal ini terjadi akibat dari praktuk perzinaan. Kecuali yang dialami oleh Maryam, Ibu Nabi Isa As., yang kehamilannya memang dikendaki langsung oleh Allah Swt. meskipun tidak melalui hubungan suami istri, Maryam bisa mengandung Nabi Isa dengan kehendak-Nya.

Akan tetapi, hamilnya prempuan-perempuan saat ini tanpa diketahui suaminya kemungkinan besar kehamilan mereka disebabkan karena perzinaan. Islam memandang bahwa zina, bahkan perbuatan yang mendekati zina, sebagai perbuatan yang buruk dan berdosa. Apalagi kalau perzinaan itu menyebabkan terjadinya kehamilan yang kemudian digugurkan setelah janin itu sudah sempurna menjadi makhluk.


Ada dua contoh dalam kejadian ini, yakni dosa perzinaan dan membu-nuh janin. Bahkan, tidak sedikit yang mereka bunuh bukan lagi janin, melainkan bayi yang sudah lahir. Demikianlah tulisan tentang ganjaran untuk seorang ibu yang bersabar atas gugurnya kandungannya. Semoga bermanfaat.

Sumber:reportaseterkini.com

RUKUN NIKAH ITU CUMA ADA 5, Jangan Dipersulit dan Ditambahi

CINTAKEBAIKAN - Mungkin anda sering bertanya berapa rukun nikah ?, apa saja  rukun nikah itu ? namun anda tidak mengetahuinya nah sekarang ini kami akan memberikan penjelasan mengenai hal itu agar anda paham dan juga mengerti rukun nikah yang sebenarnya.


Menikah adalah salah satu hal yang sangat sakral dan pastinya sangat diinginkan oleh banyak sekali orang yang sudah dewasa karena menikah juga sudah diwajibkan oleh agama islam untuk menyempurnakan agama, jika orang sudah mampu dan juga sudah mapan buat apa lagi menunggu untuk menikah justru jauh lebih cepat itu akan lebih baik dan anda bisa menyempurnakan agama anda namun perlu anda ketahui didalam ajaran islam juga nikah tidak bisa sembarangan asal ada mempelai pria dan juga wanita saja tidak cukup untuk bisa menikah ada banyak syarat yang harus anda lalui sesuai adat di daerah masing masing, namun menurut ajaran islam menikah yang sah secara agama adalah jika anda sudah bisa memenuhi rukun nikah yang ada 5 (lima) dibawah ini ini :

Rukun Nikah Menurut Islam

1. Pengantin Laki-Laki ( sebagai suami )
Tentu saja pernikahan yang sah adalah pernikahan yang memiliki calon mempelai pria kalau tidak ada calon mempelai pria mana mungkin bisa sah
2. Pengantin Wanita ( sebagai istri )
Selain calon mempelai laki-laki dijalankannya pernikahan juga harus memiliki calon mempelai wanita untuk menjadi istri
3. Wali ( adanya wali nikah )
Menikah juga harus memiliki wali, wali sendiri berfungsi sebagai orang yang menikahkan pihak wanita dengan seorang pria yang sekarang ini menjadi calon mempelai laki-laki
4. Dua Orang Saki Laki-Laki (sebagai saksi nikah )
Pernikahan yang sah juga harus memiliki saksi untuk menentukan pernikahan ini sah atau tidak, jika anda belum bisa memenihi wali tentu saja anda tidak akan bisa menikah
5. Ijab dan Qobul ( akad nikah )
Dan yang terakhir adalah ijab dan juga qobul yang dibacakan oleh penghulu yang menikahkan mempelai pria dan juga wanita
dan itulah 5 (lima) rukun nikah yang harus anda ketahui agar anda bisa mantap dalam menikah dan tidak salah kaprah melenceng dari ajaran islam, karena jika anda tidak memenuhi rukun nikah diatas sama saja pernikahan yang telah anda lalui sekarang ini tidaklah sah dimata agama islam. (http://rukun-islam.com/rukun-nikah)


Jadi jangan dipersulit dengan menambahkan syarat, seperti:

- Lulusan sarjana
- Punya kerja tetap
- Punya kendaraan pribadi
- Punya rumah pribadi
- Wajah mirip artis
- DLL

Demikianlah rukun nikah yang banyak tidak kita ketahui, semoga tulisan ini bermanfaat.

Monday, February 8, 2016

MasyaAllah!! Perempuan Bebas Memilih Pintu Surga Untuk Di Masuki Jika Melakukan Ini

CINTAKEBAIKAN - MasyaAllah... Perempuan Bebas Memilih Pintu Surga untuk Dimasuki Jika melakukaan hal ini. Sebuah hadist riwayat Ahmad mengatakan: “Jika seorang perempuan menunaikan shalat lima waktu, berpuasa dibulan Ramadhan, menjaga kema-luannya, dan menaati suaminya; niscaya akan dikatakan kepadanya, ‘Masuklah ke dalam surga dari pintu mana pun yang kau mau.” (HR. Ahmad, hadits ini tergolong hadits hasan).



Wahai kaum hawa... Tidakkah Anda tertarik untuk menjadi perempuan sebagaimana disebutkan dalam hadits tersebut? Perempuan yang diperkenankan oleh Allah Swt. untuk memasuki surgaNya melalui pintu mana saja. Dan, beruntunglah para perempuan yang memperoleh anugerah tersebut.

Berdasarkan hadits tersebut, sesungguhnya yang diperlukan oleh para perempuan untuk bebas memilih pintu mana saja yang mereka kehendaki tidaklah sulit. Tunaikan shalat lima waktu, kerjakan puasa di bulan Ramadhan, taatilah suami selama masih mengarah pada kebenaran, dan jagalah kema-luan atau kehormatan.


Kendati demikian, ada kalanya diri sendiri yang menjadikan semuanya menjadi sulit. Shalat tidak antusias. Namun, setidaknya itu lebih baik bila dibndingkan dengan ngrumpi. Puasa gagal karena yang difikirkan pada waktu itu tidaklah cara memperbanyak ibadah, tetapi menghafal menu sahur dan buka puasa. Kepada suami berani membantah, padahal sudah jelas suaminya menasehati kebaikan. Kehormatan tidak dijaga karena terlalu menikmati dunia pergaulan yang semakin bebas.




Perlu dipahami, hadits tersebut sebenarnya memberikan sebuah petunjuk yang jelas mengenai hal yang seharusnya Anda lakukan sebagai kaum perempuan untuk memperoleh surga yang dijanjikan oleh Allah Swt. Semoga kita senantiasa dalam keadaan taat dan beriman, semakin mendekatkan diri kepada Allah. Aamiin

Sumber: reportaseterkini

Sunday, February 7, 2016

Wanita Yang Tinggal Di Dalam Rumahnya Pahalanya Seperti Orang Yang Berjihad Di Jalan Allah


CINTAKEBAIKAN - Masya Allah, Wanita Yang Tinggal Di Dalam Rumahnya Pahalanya Seperti Orang Yang Berjihad Di Jalan Allah, Begitu dahsyatnya agama Islam, Islam Menjunjung tinggi Kedudukan Wanita Dalam Kehidupannya. Mereka Dilindungi Hak-Haknya, Ditinggikan Martabatnya Dan Dimuliakan Posisinya .Salah Satu Kemuliaan Yang Ada Pada Dalam Diri Wanita Adalah Diperintahkan Untuk Tinggal Dan Menetap Dirumah-rumah Mereka .



renunganistrisoleha.viva.net




"Siapa Saja diantara kalian tinggal di Rumahnya, dia mendapatkan pahala Mujahid Di jalan Allah." (Hadist Nabi SAW)

ALLAH SWT Berfirman ,Dan Hendaklah Kamu Tetap Tinggal Dirumah-rumah Kalian Dan Janganlah Kalian Berhias Dan Bertingkah Laku Seperti Orang-orang Jahiliyah Yang Dahulu .
Dirikanlah Shalat ,Tunaikanlah Zakat Dan Taatilah Allah Dan Rasul-Nya . Sesungguhnya Allah Bermaksud Hendak Menghilangkan Dosa Dari Kamu ,Wahai Ahlulbait ,Dan Menghilangkan Kamu Sebersih-Bersihnya ( QS. Al-Ahzab ) [33]: 33].




Ibnu Katsir Menjelaskan Bahwa Makna Ayat Tersebut Diatas Artinya Tetaplah Dirumah-rumah Kalian Dan Janganlah Keluar Tanpa Ada Kebutuhan . Termasuk Kebutuhan Syar'i Yang Membolehkan Wanita Keluar Rumah Adalah Shalat Di Masjid Dengan Syarat-Syarat Tertentu .

Tugas Utama Seorang wanita Memang Ada dirumah. Dia mendidik anak-anak, melayani suami, serta menjaga harta Keluarga. jika wanita mampu menjalankan tugasnya Dengan Ikhlas Allah akan memberikan kebaikan dalam hidupnya.

Dalam Tafsir Al-Qur'an Al-Aszhim di kisahkan,"seorang wanita datang menemui Rasulullah SAW. Kemudian berkata , wahai Rasulullah laki-laki memiliki keutamaan dan mereka juga berjihad Di jalan Allah. Apakah bagi kami perempuan bisa mendapatkan amalan orang yang jihad di jalan Allah SWT  ? 

Rasulullah SAW bersabda  : ,'siapa saja di antara kalian yang tinggal di rumahnya maka dia mendapatkan pahala Mujahid Di jalan Allah."

Namun Islam tidak mengekang kebebasan wanita untuk mengembangkan potensinya. muslimah tetap wajib menuntut ilmu meski mengharuskannya ke luar rumah dengan adab dan cara yang sesuai dengan Syar'i.

Bahkan, jika dalam kondisi tertentu wanita berkeinginan mencari nafkah untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga, tetap di perbolehkan dengan memperhatikan adabnya, seperti izin suami, menutup aurat dan tetap menjaga pergaulan, dll. sehingga dapat memelihara kemuliaan dan kesuciannya. Masya Allah... Begitu Mulianya agama Islam....


Sumber: perindusurga.com

Subhanallah!! 3 Orang Ini Bisa Hafal Al-Qur'an, Meski Telah Di Vonis Idiot Dan Buta

CINTAKEBAIKAN - Subhanallah Walhamdulillah... Keterbatasan fisik ternyata tidak menjadi penghalang bagi manusia untuk menghafal Al Qur’an. Karena Allah SWT menentukan nasib hamba-Nya, tergantung seberapa besar usaha seseorang hamba-Nya untuk mengubah nasibnya. 

Sebagaimana firman Allah sebagai berikut. “Sesungguhnya Allah tidak mengubah apa yang ada dalam suatu kaum, sampai mereka mengubah apa yang ada dalam diri mereka sendiri” (QS 13: 11).
Kisah inspiratif berikut ini adalah sebuah contoh, bahwa dengan segala keterbatasan fisik, ada yang idiot, fungsi otaknya terganggu sampai buta, mereka bisa menghafal Al Qur’an. Ini menjadi pelajaran bagi kita yang dikasih kesempurnaan fisik oleh Allah untuk bisa belajar dari keseriusan dan kegigihan mereka.
Berikut informasinya.
1. Fajar Abdurokhim Divonis Fungsi Otaknya Terganggu
Fajar adalah putra pasangan Heny Sulistiowati dan Joko Wahyudiono yang lahir pada tahun 2004 yang lalu. Dia lahir prematur pada usia kandungan 7,5 bulan dengan berat badan hanya 1,6 kilogram.
Sejak lahir kondisi Fajar sudah memprihatinkan. Katup jantungnya ada yang bocor dan menderita Cerebral Palsy, yaitu suatu kondisi terganggunya fungsi otak dan jaringan saraf yang mengendalikan gerakan, laju belajar, pendengaran, penglihatan, kemampuan berpikir. Penyakit ini menyebabkan seorang anak akan mengalami keterlambatan perkembangan.
Namun Heni dan suaminya bertekad memberikan yang terbaik untuk putranya. Dengan sabar ayahnya selalu membacakan Al Qur’an setengah juz pada pagi hari dan setengah juz pada malam hari sejak masih berada di inkubator.
“Kami berusaha untuk memberikan lingkungan yang terbaik untuknya. Di rumah saya dan suami sepakat memutarkan tilawah 24 jam agar dia selalu mendengar yang baik-baik saja tanpa terpikir dia akan hafal Al Quran” cerita Heni.
Di usianya yang ketiga, Fajar baru dapat berbicara namun yang keluar dari bibirnya seringkali berupa potongan-potongan ayat Al Qur’an. Pasangan tersebut lalu memanggil seorang guru untuk mengajarkan dan membimbing Fajar. Hasilnya Fajar hafal 30 juz Al Qura’n di usia 4,5 tahun dengan hafalan yang sangat kuat.
“Aku ingin menjadi Imam Masjidil Haram,” jawab Fajar ketika ditanya apa cita-citanya. Dia pun berpesan dan berdoa agar seluruh masyarakat Indonesia semangat untuk menghafal Al Qur’an.
2. Alfath di Vonis Idiot oleh Dokter
Saat masih dalam kandungan, Alfath diperiksakan kondisinya ke dokter dan hasilnya di otak kecil si anak, terdapat tumor. Si anak yang masih belum keluar dari rahim ibunya ini, sudah divonis ini-itu oleh dokter. Kurang lebih, dokter mengatakan bahwa si anak akan menjadi bocah idiot, yang tidak berguna, malah justru menyusahkan orang tuanya sepanjang hayatnya. Bahkan, parahnya lagi, dokter menawarkan satu jalan pintas: aborsi.
Namun, di saat-saat seperti itu, apakah si ibu menerima saja opsi yang ditawarkan dokter itu; mengingat kondisi si anak – menurut dokter – tidak baik bila sampai lahir? Ternyata, orang tua si jabang bayi mengambil keputusan yang cukup mencengangkan, yaitu tetap melanjutkan kehamilan hingga lahirnya.
Dan alhamdulillah, si anak lahir, dan sejak itu, orang tuanya merawat dengan penuh kesabaran. Bahkan, sang ibu sampai harus pensiun dini dari kerjanya demi mengasuh anaknya itu.
Orang tuanya telah mendidik, merawat, dan mengajarkan banyak hal. Mulai dari berbicara, membaca cerita, hingga membaca Al-Qur’an.
Singkat cerita, di ulang tahun si anak yang ke-13, ia menyelesaikan hafalan Al-Qurannya. Apa yang menjadi motif si anak menyelesaikan hafalan Al-Qurannya? “Aku ingin memberi sebuah kebahagiaan besar untuk orang tuaku”, ujarnya, seperti dikuip dari Dakwatuna.
3. Zuhud Al-Ghifari, Sibuta Dari Bandung Penghafal Al Qur’an
Keterbatasan dalam menggunakan mata untuk melihat tak menjadi hambatan bagi pria asal kota Bandung ini untuk semangat belajar dan menghafal Al-Qur’an dengan tartil dan fasih.
Berkat ketekunanya, atas izin Allah, Zuhud Al-Ghifari yang kedua matanya tidak dapat melihat (tuna netra) sudah berhasil menghafal Al-Qur’an sebanyak 6 juz.
Dan yang menarik lagi, selain menghafal Al-Qur’an, Zuhud juga aktif dalam berdakwah, semangat yang dimiliki Zuhud dalam mengahafal Al-Qur’an dan berdakwah lebih besar dari kondisi yang dimilikinya.
“Alhamdulillah, sudah menghafal 6 juz, selama ini saya mengaji dan menghafal dengan menggunakan Al Quran Braille” ujar Zuhud sebagaimana dilansir dari yusufmansur.com, sabtu(29/5/2015).
Diketahui, Zuhud merupakan salah satu kandidat seleksi Program Pembibitan Penghafal Al-Quran (PPPA) Daarul Qur’an yang dipimpin oleh Ustadz Yusuf Mansur
Itulah 3 manusia dengan segala keterbatasan fisik tapi tetap bisa menghafal Al Qur’an. Bagaimana dengan kita yang sempurna fisiknya?
Sumber : Pekanews